My Colorfull World

My Colorfull World

20.2.10

Hey! I'm Back!!!

Selamat pagi, siang, petang, malem kapanpun kamu ngebaca blog saya ini.
Pertama saya mau ngucapin "Selamat telah membuang sepersekian menit yang berharga dari hidup kamu buat ngebaca blog ga penting dari Saya, huahahahha!!". Yah, kali ini saya bener-bener ga tau mau nulis apa. Saya nulis, Saya bikin blog cuma biar eksis aja. "Punya blog ga? Punya!. Twitter? Pastinya!!. Facebook?? Apalagi itu, gue ga bisa sehari aja ga buka Fesbuk, update status, komen foto lucu yang di tag temen, nulis di wall cewe cakep. hahahaha".
Tapi, di lain sisi dari semua situs jejaring sosial atau bisa juga disebut Web 2.0 ini, apakah kita bener-bener menggunakan kapasitasnya dengan baik dan bener? Atau kita hanya ikut-ikutan temen aja biar dikira ga kuper dan gaptek??.
Test kemampuan deh, Apa yang disebut sama Jejaring Sosial? Menurut Saya si itu merupakan kemajuan teknologi informasi yang memungkinkan kita berinteraksi dengan temen yang kita kenal ataupun yang ga kita kenal di seluruh dunia. Cuma itu?? Oke, saya emang ga gitu tau. Mari 'googling'!!! Pengertian Jejaring Sosial yang bisa di liat di Wikipedia.org adalah Jejaring sosial atau jaringan sosial adalah suatu struktur sosial yang dibentuk dari simpul-simpul (yang umumnya adalah individu atau organisasi) yang diikat dengan satu atau lebih tipe relasi spesifik seperti nilai, visi, ide, teman, keturunan, dll.

Analisis jaringan sosial memandang hubungan sosial sebagai simpul dan ikatan. Simpul adalah aktor individu di dalam jaringan, sedangkan ikatan adalah hubungan antar aktor tersebut. Bisa terdapat banyak jenis ikatan antar simpul. Penelitian dalam berbagai bidang akademik telah menunjukkan bahwa jaringan sosial beroperasi pada banyak tingkatan, mulai dari keluarga hingga negara, dan memegang peranan penting dalam menentukan cara memecahkan masalah, menjalankan organisasi, serta derajat keberhasilan seorang individu dalam mencapai tujuannya.

Dalam bentuk yang paling sederhana, suatu jaringan sosial adalah peta semua ikatan yang relevan antar simpul yang dikaji. Jaringan tersebut dapat pula digunakan untuk menentukan modal sosial aktor individu. Konsep ini sering digambarkan dalam diagram jaringan sosial yang mewujudkan simpul sebagai titik dan ikatan sebagai garis penghubungnya.

Tapi, Apa bener itu yang kita lakukan dengan Facebook, Twitter, Plurk, Hi5, MySpace, etc kita??? Buta lebih frontal-nya sih saya bilang jejaring soial itu adalah kemajuan teknologi yang menjadikan kita Anti-Sosial. Kenapa saya bilang kaya gitu?? Karna dengan Fesbukan tiap hari, update Tweet tiap menit, dan lain-lain kita malah menjadi individu yang ga bergaul, ga bersosialisasi dengan sekitarnya. Bayangkan aja, orang yang online tiap hari, ga lagi sempat buat berinteraksi secara langsung dengan orang sekitarnya. Kalo ada temen yang ngajak main di luar,"Oh ntar ya? Gue lagi chatting sama cewe nih!". Atau saat lagi acara keluarga, bukannya bersilaturahmi sama sanak famili, dia malah asik-asikan main hape sambil ketawa-ketawa ngeliat postingan lucu temennya, atau ikutan sedih saat temennya bikin status 'Patah Hati'. WTF!!
Just Share. Saya masih ga bisa nemuin ending yang tepat buat postingan ini. hahahahaha.